LIFE OF MINE
LIFE OF MINE
LIFE OF MINE
Nama Rio, anak SMP 5 kelas 9k. Jawa, Alex, Iyo panggilan gue. Adik Agil, kakak Fredo dan Adis. Like ngebojeg, sleep, sareng maen bal. Kegantengan menengah ke atas, tapi dalam hal ini hukum relatifitas berlaku. Masih single, menunggu giliran bermain ganda campuran. Cukup sekian, terima kasih. For more information please come and ask me by your self. Tumblr yang kedua, yang pertama rioaaacd.tumblr.com

rioaaacd:

Coca-Cola “Happiness Machine”

[Flash 9 is required to listen to audio.]

rioaaacd:

Buka Semangat Baru

rioaaacd:

hahaha

rioaaacd:

hahaha

Sabun

rioaaacd:

sabun berbentuk seperti es krim dengan aroma coklat, vanila dan buah2 an lainnya.

Xbox Soap

Soap Knuckles

Sushi soap

terinspirasi dari tetris nih sabun

Bila pertama kali dilihat tidak seperi sabun, lebih terlihat seperti %$#@, tetapi sebenarnya sabun ini memiliki aroma cappucino yang menarik. Setiap potongan dibuat dengan hati-hati oleh tangan, jadi tidak ada yang persis sama. \m/

(via rioaaacd)

(via rioaaacd)

You gave me much more than i ever get
still Michael Buble (via rioaaacd)

GOL

Semua orang menghela nafasnya. 80.000 pasang mata tertuju hanya pada sebuah bola yang bergulir liar di kotak pinalti FC IBC, dan dengan hanya sebuah tendangan lemah oleh Xavi, sebuah gol indah yang membuat FC IBC sejauh ini tertingal 2-0 oleh lawannya FC Barcelona, juara Champions musim lalu. Gol pertama dicetak oleh Iniesta. Semua pemain IBC menundukan kepalanya, seolah menyerah dengan hanya 15 menit tersisa.

Semua ini bermula ketika masih di bangku SMP. Mereka semua bertemu dalam sebuah pertandingan bola. Mereka adalah AB, Azhar, Irfan, Guna, Fakhri, Nofan, Ikhsan, Nofal, Adit, Rifqi, Rio, dan Siena. Dan karena ketertarikan yang sama terhadap bola, mereka pun membuat sebuah tim bola bernama IBC. Dan kaptennya adalah Lukman Guna Debastos Moreira.

Pertandingan pertama mereka adalah  dalam Kejuaraan Porak SMP 5 tahun 2009. Mereka dengan mudah lolos ke babak final. Ini semua tak lepas dari kehandalan manager mereka, M Azhar Lutfi. Di final, mereka juga dengan mudah mencoploskan 2 bola ke gawang mush melalui kaki striker IBC Rifqi Fadhillah. Tapi, mereka merasa terlalu jago, dan meremehkan lawan mereka.

“waah, kalo gini mah aku bakal ngegolin 100 gol ah”, kapten mereka berbicara dengan merasa pasti manang. Tapi di 5 menit terahkir, gawang M Naufan dimasuki 2 gol. Kedudukan menjadi seimbang, dan di menit menit terahkir sebelum periwit berbunyi, M Naufan terpaksa kembali memungut 1 bola di gawangnya, karena kembali terjadi 1 gol setelah terjadi kemulut di muka gawangnya. Dan kedudukan menjadi 3-2, FC IBC kalah setelah disusul di 5 menit terahkir.

Mereka menyesal karena terlalu meremehkan lawan, terutama Guna yang dengan sombongnya akan mencetak 100 gol di pertandingan itu. Walaupun begitu, mereka tak saling menyalahkan. Mereka terus berlatih agar menjadi yang terbaik.

Mereka menjadi makin handal, ahkirnya mereka terpromosikan ke ISL dan musim itu juga menjadi juara 2, dengan PERSIB menduduki posisi pertama. Walau dengan hanya perbedan 1 poin. Dan di musim selanjuntnya, FC IBC menduduki posisi ke-1 menggeser PERSIB Bandung dari tahta juara Indonesia Super Ligue. Mereka pun mendapat kehormatan untuk mewakilkan Indonesia dalam Liga Champions. Inilah awal dari kejayaan mereka.

Karena hadiah yang menumpuk dari berbagai kejuaraan, FC IBC ahkirnya membeli pemain Real Madrid C. ronaldo yang juga mantan pemain terbaik dunia, sekaligus L Messi dari FC barcelona. 2 pemain ini menjadi tulang belakang penyerangan FC IBC. Mereka juga membeli Stadion Old Trafford untuk dijadikan markas mereka yang baru.

DI babak grup, mereka mendapat lawan yang tak terlalu berat. Yaitu, Persipura, Chelsea, dan Bayern Munich. Pertandingan melawan Persipura lah yang membuat mereka kewelahan, babak pertama berahkir denagn skor kacamata, tapi ahkirmya skor menjadi 4-1 setelah 3 gol dilakukan masing masing oleh 3 striker mereka, Rifqi, M Ikhsan, dan L Messi. 1 gol terahkir terjadi melalui tendangan dari titik 12 oleh M Naufan, sang penjaga gawang. Berbeda dengan pertandingan ini, saat melawan Chelsea, Azhar hanya menurunkan tim ke 9, karena menurutnya tim line up ini sudah cukup untuk membuat Chelsea kewelahan, dan itupun berhasil, pertandingan berhasil dengan skor telak 9-0 untuk kemenangan FC IBC. 1 pertandingan lainnya juga dimenangkan oleh FC IBC dengan skor 5-3.

Pertandingan selanjutnya adalah melawan Persija, AC Milan dan di Semifinal melawan rival senegaranya, sekaligus sekotanya, yaitu tak diragukan lagi PERSIB Bandung. Semua ini mereka menangkan dengan skor telak kecuali saat melawan Persib, mereka memenangkan dengan hanya perbedaan 1 gol di adu pinalti. Gol kemenangan dicetak oleh sang algojo di tendangan pinalti, M Ikhsan.

1 minggu lagi sebelum final Champions Ligue melawan FC Barcelona berlangsung. Azhar selaku manager malakukan latihan intensif untuk menghadapi pertandingan ini. Tapi 3 hari sebelum pertandingan, 2 pemain tulang punggung mereka yaitu Ronaldo dan Messi dipastikan absen saat menjamu Fc Barcelona di Stadion Siliwangi nanti karena cedera Flu Babi dan Diare. Walaupun begitu, mereka tetap yakin menang.

DI stadion, keadaan begitu meriah, kembang api berterbangan dimana-mana, mobil dan kendaraan lain mengantri untuk masuk ke Stadion Siliwangi yang ada di Jalan Lombok itu. Terlihat bis FC IBC masuk ke tempat parkir stadion dan seperti biasa yang pertama turun adalah Kapten FC IBC Guna yang bernomor punggung 99.

Seperti biasa sebelum mulai pertandingan, dinyanyikan terlabih dahulu lagu nasional Indonesia Bagimu Negri dan Lagu Nasional Spanyol. Setelah itu berfoto dan bersalam salaman. Pertandingan dimulaim tepat pukul 18.30 WIB.

Babak pertama, FC IBC tertinggal 1 gol oleh Andres Iniesta dan kartu kuning yang diterima oleh Adit yang bernomor punggung 3. Pertandingan sesungguhnya dimulai pada babak ke-2, karena kedua tim bermain cepat dari kaki ke kaki yang merupakan keahlian kedua tim. Lalu sebuah bola liar gagal dibuang dengan baik oleh Rio P playmaker bernomor 21.

Semua orang menghela nafasnya. 80.000 pasang mata tertuju hanya pada sebuah bola yang bergulir liar di kotak pinalti FC IBC, dan dengan hanya sebuah tendangan lemah oleh Xavi, sebuah gol indah yang membuat FC IBC sejauh ini tertingal 2-0 oleh lawannya FC Barcelona, juara Champions musim lalu. Gol pertama dicetak oleh Iniesta. Semua pemain IBC menundukan kepalanya, seolah menyerah dengan hanya 15 menit tersisa.

“hey bro, kalo kita menang, kita bisa jadi legenda” itulah kata kata yang membuat mereka bersemangat lagi. Dan pada ahkirnya pertandingan terpaksa dilanjutkan pada babak tambahan waktu karena 1 gol dan 1 assist Rio yang membuat Victor Valdes terpaksa memungut bola 2 kali di gawang yang dijaganya. Dan di loss  time, gol terahkir Rio lah yang membuat FC IBC menjadi tim pertama Indonesia yang menaklukan daratan Eropa.

Itulah awal dari masa kejayaan FC IBC, dan dari masa itulah muncul pemain pemain gemilang dari FC IBC, seperti AB, Irfan, Guna, Fakhri, Nofan, Ikhsan, Nofal, Adit, Rifqi, Rio, dan Siena. Dan juga kemampuan seorang manager yang handal yang dapat mengatur strategi di saat terdesaklah yang membantu kemenangan ini, Azhar juga menjadi manager terbaik sepanjang masa.

\m/

ARIEL BUKAN ORANG JAWA
(via rioaaacd)
WELCOME ABOARD TO 2010
hope our life get better than before (via rioaaacd)